"Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan, namun, berdasarkan hasil investigasi, saudara D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D," jelasnya.
Saat peristiwa penembakan terjadi, seorang warga berinisial MA mengintip dari jendela tempat usahanya di samping minimarket. Nahas, MA terkena rekoset atau peluru nyasar yang meletus dalam pertikaian itu.
"Usai kejadian, Aipda AA dibantu warga menuju RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara saudara D dan MA dibawa ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno," beber Achmad.
Sekitar pukul 23.30 Wita, pelaku D dirujuk ke RSUD Anutapura Palu. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, D akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (28/8) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita.