Gambar-gambar yang dibagikan oleh dinas pertahanan sipil memperlihatkan petugas sedang memeriksa mobil yang menjadi sasaran serangan kedua; mobil itu hancur total dan hanya menyisakan kerangka logam hangus yang melengkung, dikelilingi oleh kerumunan warga.
Saat dihubungi oleh AFP, militer Israel menyatakan bahwa dalam kedua serangan tersebut mereka "menyerang anggota sayap militer Hamas", yaitu Brigade Ezzedine Al-Qassam, dan mengatakan akan memberikan rincian lebih lanjut di kemudian waktu.
Meskipun ada gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat (AS) dan mulai berlaku pada Oktober 2025, kekerasan tidak berhenti di Jalur Gaza, di mana Israel terus menargetkan warga Palestina yang mereka sebut sebagai militan.