NADIKABAR.COM — Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza, Palestina. Akibatnya, lima orang, temasuk anak-anak, tewas.
Dilansir AFP, Rabu (30/9/2026), juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengatakan kepada AFP terdapat "lima orang yang gugur dan 20 orang terluka, termasuk sejumlah anak-anak dan perempuan... akibat serangan udara Israel yang menyasar sebuah bus penumpang di Tel al-Hawa".
Bassal mengatakan bus tersebut sedang mengangkut warga sipil antara Kota Gaza dan wilayah tengah serta selatan Palestina. Ia menyebut bus tersebut dihantam "oleh dua rudal yang ditembakkan dari pesawat nirawak (drone) Israel, yang menyebabkan bagian depannya hancur dan bus tersebut terbakar habis".
Militer Israel telah dihubungi untuk meminta tanggapan atas insiden tersebut.
Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza mengonfirmasi lima jenazah dan beberapa orang yang terluka telah tiba di fasilitas medis tersebut menyusul serangan udara Israel yang menyasar sebuah kendaraan di dekat gedung kantor kabinet yang telah hancur di kawasan Tel al-Hawa".
Perang Gaza dipicu oleh serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada 2023. Pihak Israel mencatat serangan tersebut menewaskan 1.221 orang, berdasarkan penghitungan AFP dari data resmi Israel.
Serangan besar-besaran Israel sebagai balasan telah menyebabkan sebagian besar wilayah Gaza hancur lebur dan menewaskan lebih dari 74.000 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.