Penumpang asal Bekasi, Nadia, punya pendapat berbeda. Dia merasa pemindahan layanan Stasiun Karet ke Stasiun BNI City akan membuat dirinya harus berjalan lebih jauh ke kantor.

"Jujur kalau dari aku nggak setuju ya. Dari aku nggak setuju karena aku dari Stasiun Karet tuh dimudahkan banget karena ke mana-mana tuh dekat. Jadi aku ke kantor juga dari Stasiun Karet tuh jalan. Pun kalau misal jadi ke BNI City tuh jadi jauh banget jalannya gitu," ujarnya.

Dia juga menilai sosialisasi pemindahan total layanan masih kurang. Dia berharap ada sosialisasi lebih lanjut agar penumpang yang biasa naik dan turun di Stasiun Karet tidak bingung ketika harus naik dan turun di Stasiun BNI City.

"Mungkin yang pertama sosialisasinya ya ditingkatkan, itu gimana. Karena kita juga lewat selasar itu nggak ada videonya, nggak ada tutorialnya, segala macamnya tuh nggak ada. Terus yang kedua mungkin bisa dibantu ya transumnya dimudahkan atau gimana," ujar Nadia.

NadiKabar.com menjajal jalur pejalan kaki yang telah disiapkan untuk anak kereta dari Stasiun BNI City menuju Karet atau sebaliknya. Papan penunjuk arah terlihat sudah tersedia di sepanjang jalur keluar penumpang dari Stasiun BNI City.

Selain itu, terdapat juga fasilitas gate elektronik, loket tiket, serta hall di sisi barat Stasiun BNI City yang tersambung ke selasar. Para pengguna KRL dari Stasiun BNI City akan menempuh jarak sekitar 450 meter dengan waktu jalan kaki sekitar 5 menit jika hendak menuju Karet.

Sebagian selasar terlihat sudah dilengkapi kanopi. Selain itu, ada juga pepohonan yang membuat jalur pejalan kaki lebih teduh.