"Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi kuah namun diberikan mi goreng," tutur Toni dengan mata sembab.

Toni menyebut, dugaan penganiayaan tersebut terjadi dua kali. Peristiwa pertama disebut berlangsung pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian dugaan penganiayaan kembali terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

"Info yang saya dapat ada dua kali waktu penganiayaan yang pertama pukul 23.00 WIB dan yang kedua setelah itu dini hari nya pukul 03.00 WIB," terangnya.