NADIKABAR.COM β Seres dan raksasa baterai China, CATL, memperkenalkan AIVA ME7 sebagai model produksi pertama dari jenama AIVA di Paris dengan memanfaatkan ajang Paris Fashion Week sebelum menuju produksi masal.
CarnewsChina pada Rabu (30/9) waktu setempat, melaporkan bahwa AIVA dikembangkan melalui kerja sama Seres dan CATL, dengan Saidou Technology sebagai perusahaan manufakturnya yang sebelumnya dikenal sebagai Landian Technology.
Dalam struktur kepemilikan Saidou Technology, Seres menguasai 32,96 persen saham, sementara perusahaan milik pemerintah Chongqing Shapingba menjadi pemegang saham terbesar. CATL juga memiliki sekitar 9,89 persen saham.
Berbeda dengan pola kerja sama konvensional, Saidou Technology tetap menjalankan operasional secara independen, termasuk dalam strategi merek, pengembangan produk, dan jaringan penjualan.
Untuk produksi kendaraan, perusahaan memanfaatkan kemampuan manufaktur Seres melalui fasilitas Phoenix Factory.
AIVA ME7 hadir sebagai SUV crossover coupe kelas menengah dengan panjang 4.850 mm dan jarak sumbu roda 2.900 mm. Desainnya mengusung pendekatan yang terinspirasi dari bentuk alam.
Bagian depan mengandalkan lampu pixel yang disebut βSmart Light Eyesβ. Lampu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga mendukung interaksi melalui gestur dan mampu menampilkan ekspresi pencahayaan dinamis.
Desain eksterior ME7 turut mengandalkan konsep aerodinamika. Mobil ini memiliki 10 saluran udara serta spoiler belakang lebar dengan desain βDouble Whale Tailβ.
AIVA juga memperkenalkan tiga pilihan warna yang terinspirasi dari alam, yakni Sea Wolf Silver, Coral Purple, dan Flamingo Red.
Kehadiran ME7, semakin memperlihatkan pendekatan berbeda AIVA dalam membangun identitasnya di pasar kendaraan energi baru.
Merek tersebut diposisikan sebagai lini yang dikembangkan secara independen, sementara Seres menyediakan kapasitas manufaktur dan CATL menjadi salah satu pemegang sahamnya.
Dengan ME7, AIVA kini memasuki tahap baru sebagai merek kendaraan yang tidak hanya mengandalkan konsep, tetapi mulai membawa produk produksi massal ke pasar.