"Yang menarik dan menurut saya luar biasa adalah dukungan orang tua ke peserta yang bertanding sangat antusias. Di setiap seri, di setiap kota pelaksanaan MLSC itu orang tua selalu berperan aktif dan itu penting sekali buat mental para pemain," tutur Program Manager MLSC Welly Arisanto.
"Selain itu, secara kualitas permainan juga selalu ada perkembangan dari seri-seri sebelumnya sehingga terlihat ekosistem sepak bola putri di Indonesia semakin terbentuk, kompetisinya juga semakin bagus karena muncul sekolah-sekolah baru sebagai pemenang," ucapnya.
MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026 - 2027 diikuti 1.928 atlet dari 111 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Total, ada 53 tim yang berpartisipasi di KU 10 dan 123 tim KU 12 yang bertanding.
Sedangkan di Yogyakarta terdapat 1.294 atlet dari 76 SD dan MI yang bertanding di Lapangan Sidomoyo dan Stadion Tridadi, Sleman dengan 40 tim berkompetisi di KU 10 dan 83 tim yang meramaikan persaingan di KU 12.