NADIKABAR.COM — Serikat Petani Indonesia (SPI) mengusulkan pembangunan sedikitnya 10 pabrik minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di setiap provinsi sentra sawit sebagai proyek percontohan pengolahan hasil perkebunan berbasis koperasi.

Dalam Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II di Jakarta, Senin, Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan pembangunan pabrik CPO tersebut diarahkan untuk melibatkan petani melalui koperasi.

"Saat ini yang sudah teridentifikasi rencana kami minimal per provinsi ada 10 (pabrik CPO) yang mau kami bangun, yang menjadi pilot project-nya ini Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat, serta seluruh Kalimantan," kata Henry.

Menurut dia, pengembangan pabrik CPO diperlukan agar petani tidak hanya menjual tandan buah segar (TBS), tetapi juga memperoleh nilai tambah dari pengolahan hasil perkebunan.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Sabarudin mengatakan petani sawit siap masuk ke hilirisasi sawit, tetapi masih menghadapi kendala pembiayaan untuk membangun pabrik pengolahan.