Para peneliti di bidang psikologi kognitif menyebut fenomena ini sebagai The Doorway Effect atau Efek Ambang Pintu. Otak manusia mengorganisasi ingatan dan aktivitas berdasarkan lingkungan atau konteks fisik tempat kita berada.

Ketika Anda berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain melalui sebuah pintu, otak menginterpretasikan batas fisik tersebut sebagai pembatas peristiwa (event boundary). Otak secara otomatis menyimpulkan bahwa peristiwa atau tugas di ruangan sebelumnya telah selesai, sehingga ia memotong dan mereset informasi jangka pendek (working memory) untuk bersiap menerima informasi baru di lingkungan baru.

Memori kerja (working memory) manusia memiliki kapasitas yang terbatas. Saat Anda berjalan melintasi batas ruangan, proses pemikiran terbagi ke dalam beberapa lapisan: