NADIKABAR.COM — Gorengan menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia karena rasa yang gurih dan tekstur yang renyah. Tempe, tahu, ayam, hingga makanan yang dilapisi tepung sering kali lebih banyak dipilih dalam bentuk gorengan dibandingkan dikukus atau direbus. Namun, menurut Kementerian Kesehatan, terlalu banyak asupan gorengan dapat meningkatkan asupan kalori dan lemak dalam tubuh.

Selain proses menggoreng, bahan yang digunakan juga perlu diperhatikan. Gorengan yang menggunakan tepung olahan dapat menambah asupan karbohidrat olahan. Jika dikonsumsi terlalu sering, jenis makanan ini dapat memberikan sejumlah dampak bagi kesehatan.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat timbul dari mengonsumsi tepung dan karbohidrat olahan dilansir dari situs Chris Kresser:

Tepung olahan dapat memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi terlalu sering. Jenis tepung ini dapat meningkatkan penumpukan lemak dan menghambat proses pembakaran lemak sebagai energi. Selain itu, tepung olahan juga berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus yang dapat meningkatkan gangguan metabolisme.