"Pimpinan satuan (Sertu LM) juga tidak tinggal diam dengan persoalan (tersebut). Langkah pertama yang dilakukan dengan mencarinya ke orang terdekatnya," ujarnya.

Tindak tanduk Sertu LM terungkap saat warga dari Saumlaki inisial LR mengaku telah menyerahkan uang Rp 18 juta kepada Sertu LM. Kendati begitu, anak LR malah tidak lulus dalam seleksi prajurit TNI.

"Kami mengingatkan bahasa halus seperti pasti lulus, bisa diloloskan, ada orang dalam, atau serahkan uang, anak dijamin masuk TNI, justru harus menjadi tanda bahaya bagi masyarakat," ucap Adi.