Menariknya, program ini tidak berhenti dalam waktu dekat. Stamp Railly direncanakan berlangsung hingga 2027 dan nantinya akan diperluas ke luar wilayah Jabodetabek.

Namun karena masih terbilang baru, pihak KAI Commuter Indonesia juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini. Salah satu masukan yang sudah muncul berkaitan dengan harga buku passport dan isinya yang masih berupa kertas kosong.

"Nanti akan saya sampaikan karena ini kan baru launching, artinya akan ada evaluasi," kata Leza.

Buat anker yang gemar eksplorasi, Stamp Railly ini bisa jadi alasan baru untuk sesekali turun di stasiun yang berbeda. Siapkan passport, tentukan rute, lalu mulai perburuan stempelnya!