NADIKABAR.COM — Pengusaha sound horeg asal Karanganyar, Setyo Budi Mularso jadi pusat perhatian ketika mengumpat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dengan sebutan goblok saat live di stasiun TV. Dia menyesal kemudian minta maaf dan mengaku sempat diomeli istri serta anaknya.

"Saya diceramahi anak istri, otomatis anak istri menceramahi 24 jam di rumah. Sudah diberitahu untuk lebih baik yang wajar-wajar saja," kata Budi saat dihubungi awak media, Kamis (14/9/2026).

Ungkapan goblok yang ditujukan kepada MUI Jatim itu muncul dalam acara Catatan Demokrasi dengan tema Sound Horeg: Musik Berujung Petaka yang ditayangkan secara langsung oleh salah satu tv nasional. potongan rekaman acara tersebut kemudian viral di media sosial.

Ketika itu, moderator acara memberikan kesempatan kepada Setyo Budi Mularso selaku pengusaha sound horeg untuk menyampaikan pendapatnya soal fatwa haram sound horeg yang dikeluarkan MUI Jatim.

"MUI Jawa Timur itu bagi saya sendiri, itu sebuah kegoblokan MUI-nya sendiri. Kenapa? Karena MUI itu harusnya itu menjaga. Ini anak-anaknya loh. Saya tuh orang Jawa Tengah, saya menghormati. Saya menghormati dan saya cinta teman-teman Jawa Timur, tapi kegoblokannya MUI ini malah justru dipertontonkan seluruh Indonesia," kata Setyo dalam video yang dilihat NadiKabar, Kamis (10/9/2026).

Mendengar pengusaha sound horeg berkata tersebut, moderator sempat menegur Setyo agar berkata dengan santun. Sebab acara tersebut disiarkan secara nasional.

Saat dihubungi wartawan, bos Sound Horeg Aeromax itu menyebut dirinya khilaf. Dia juga sudah bertemu dengan MUI di Karanganyar untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Saya sendiri sudah sampaikan saya khilaf dari pernyataan saya itu. Saya juga sudah menyampaikan dari hati yang benar-benar tulus, bahwasanya saya khilaf. Dan saya tobat," kata Budi