"Aku sedih juga, aku belum sempat pesenin kepitingnya, beliau sudah sakit terus sudah pergi," tuturnya memilu.

Meski diliputi rasa sesal, Mama Ina mencoba untuk tetap ikhlas. Ia mengaku bersyukur pernah berkesempatan membawa kebahagiaan dan mengukir senyum di wajah almarhum lewat makanan kesukaannya.

"Tapi aku bersyukur bahwa aku bisa dikatakan sudah berkali-kali membuat dia senyum, bahagia dengan aku kirimin kepiting. Ya pokoknya Mas Guruh, entar saya kirimin kepiting di sana," lanjut Vina Panduwinata.