Saat ini pemerintah sudah mengerahkan lebih dari 60 ribu personel gabungan untuk melakukan operasi pemadaman jalur darat yang tingkat keberhasilan padamnya mencapai 80 persen. Operasi udara juga terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman.
"Operasi darat didukung lebih dari 60.177 personel gabungan, dengan tingkat keberhasilan pemadaman rata-rata di atas 80% dari luas lahan yang baru terbakar setiap harinya. Operasi udara melalui water bombing di sejumlah wilayah juga terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman," ujarnya.
Selain itu, kondisi di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga terus dioptimalkan seiring perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.