Melalui metode bongkar ratoon, tanaman tebu yang produktivitasnya menurun setelah beberapa kali keprasan diganti dengan tanaman baru agar hasil panen dapat lebih optimal dan pasokan bahan baku tetap terjaga.

PG Rendeng menjadi salah satu unit kerja SGN yang berperan mendukung pengembangan budidaya tebu di Kudus dan sekitarnya melalui penguatan sektor hulu serta hubungan kerja sama dengan petani.

Menurut Mahmudi, kemitraan yang berkelanjutan diperlukan agar upaya peremajaan tanaman dapat berjalan konsisten dan memberikan manfaat bagi petani maupun industri pengolahan gula.