NADIKABAR.COM — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengusulkan perubahan formulasi penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU). Ia mengusulkan hal ini karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi di daerahnya tidak diimbangi dengan pertumbuhan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang setara.
"Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 kemarin di 34 persen. Kami berdasarkan data BPS memiliki sekitar 975 pulau, penduduk kami sekitar 1,4 juta penduduk dan tetapi kemudian selalu pertanyaannya bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu tidak sama dengan pertumbuhan APBD yang ada," kata Sherly pada diskusi Forum Senator Menyapa bersama NadiKabar.com di Hotel JW Mariott, Jakarta, pada Kamis (5/11).
Menurutnya, Provinsi Maluku Utara memiliki kebutuhan nyata. Sektor pertanian, misalnya, Sherly menyebut nilai tukar petani masih rendah dibandingkan dengan negara tetangga. Hal ini karena petani membutuhkan sejumlah hal untuk mengurangi biaya logistik mereka.