NADIKABAR.COM — Nepal kian sepi dari turis. Seorang sherpa bergegas naik ke base camp dan membuktikan kalau gunung-gunung di Nepal aman dan tetap buka.
Pemba Sherpa adalah anggota dewan Nepal Tourism Board (NTB) yang baru saja menjabat. Ia mendaki ke Gunung Manaslu Himalaya untuk mempromosikan wisata alamnya.
"Pegunungan Nepal tetap terbuka bagi para pendaki gunung dan pejalan kaki (trekker) meskipun terjadi kerusakan parah baru-baru ini di Rasuwa dan sepanjang koridor Bhotekoshi," ujar Pemba Sherpa dari Base Camp Manaslu.
Ia memantau langsung aktivitas pendakian Gunung Manaslu. Saat ini, terdapat lebih dari 400 pendaki di sana. Menurut Departemen Pariwisata, sebanyak 451 pendaki telah menerima izin untuk mendaki Manaslu, menjadikannya sebagai gunung yang paling ramai dikunjungi selama musim pendakian Nepal saat ini.
"Pegunungan kami tidak ditutup. Kami tetap terbuka," kata Sherpa seperti dikutip dari The Tourism Times, Selasa (15/9/2026).
Sherpa mengatakan jumlah pendaki dan pemandu gunung yang terlibat pada musim ini akan melebihi 1.000 orang. "Tolong kunjungi negara kami, cintai negara kami, lanjutkan pendakian, trekking dan perjalanan Anda," tambahnya.
Ia mengatakan bahwa kunjungan yang terus berlanjut ke Nepal akan memberikan manfaat bagi negara sekaligus mendukung para pemandu dan pekerja pariwisata lainnya yang mata pencahariannya bergantung pada kegiatan trekking dan pendakian gunung.
"Hal ini akan bermanfaat bagi negara, bermanfaat bagi upaya penanggulangan dampak banjir, serta bermanfaat bagi para pemandu kami dan mata pencaharian mereka," ujarnya.
Sherpa adalah satu dari lima anggota dari sektor swasta yang baru saja ditunjuk untuk masuk dalam dewan NTB. Sebagai direktur di 8K Expeditions, ia memiliki pengalaman hampir 15 tahun di industri pariwisata Nepal, termasuk mengelola ekspedisi trekking dan pendakian gunung serta bekerja sebagai manajer umum di sebuah agen perjalanan trekking.
Manaslu, gunung tertinggi kedelapan di dunia dengan ketinggian 8.163 meter, telah menjadi fokus utama musim pendakian musim gugur di Nepal. "Kami akan mendukung perjalanan Anda," tutupnya.