NADIKABAR.COM — Pelatih Persija Shin Tae-yong bersimpati terhadap pelatih-pelatih klub Super League 2026/2027 yang dipecat, termasuk dua orang yang didepak setelah tim mereka kalah dari skuad Macan Kemayoran.
"Hal itu sangat menyedihkan dan disayangkan," ujar Shin pada konferensi pers prapertandingan versus Persik di Sawangan, Depok, Minggu.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menegaskan, dia selalu menganggap setiap pelatih, di klub mana pun mereka berkarier, adalah rekan kerja.
Lebih dari itu, Shin juga merasa semua pelatih sepak bola adalah bagian dari keluarga besar.
"Itu karena kami bekerja di bidang yang sama," tutur dia.
Sebanyak dua pelatih di Super League 2026/2027 yang dipecat seusai timnya ditaklukkan Persija asuhan Shin Tae-yong.
Mereka adalah Jean-Paul van Gastel, yang dilepas PSIM usai dikandaskan Persija 0-4, Sabtu (10/10), dan Marcos Santos, yang tidak lagi menangani Arema FC setelah diremukkan Persija 1-5, Jumat (23/10).
Sejauh ini, selain van Gastel dan Santos, ada dua pelatih lain yang harus kehilangan pekerjaannya sebagai juru taktik di Super League 2026/2027 yakni Juan Cortes dan Marcos Lemos.
Juan Cortes dipecat oleh manajemen Persijap pada awal Super League 2026/2027. Marcos Lemos kemudian diangkat untuk menggantikan Cortes, tetapi kembali didepak karena serangkaian hasil buruk.
Sebaliknya, Persija Jakarta tengah menjalani musim positif lantaran hanya menelan satu kekalahan dari enam pertandingan Super League 2026/2027 yang sudah dilewati, di mana lima sisanya tuntas dengan kemenangan.
Situasi tersebut membuat Persija berada di puncak klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan mengoleksi 15 poin.