“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Kemenekraf RI dalam menghadirkan Pelatihan Emak-Emak Matic dan GenMatic sejak tahun 2025 lalu, hingga menjangkau para santri hari ini. Sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’, kami ingin membekali para santri dengan pengetahuan dan keterampilan digital yang relevan, sehingga mereka dapat memanfaatkan teknologi dan ekosistem e-commerce secara produktif untuk mengembangkan potensi diri dan menciptakan peluang ekonomi. Kami percaya, santri yang adaptif, kreatif, dan mandiri dapat turut berkontribusi dalam memperkuat ekonomi digital Indonesia serta mewujudkan Indonesia Emas,” jelas Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang.
Kreator Affiliate dan Penjual Shopee Dorong Santri Berkarya
Untuk mendukung penyampaian materi secara maksimal, pelatihan ini juga menghadirkan Salmah Haddad, kreator Shopee Affiliate asal Semarang yang memulai perjalanannya di Shopee pada Desember 2021.
“Ekosistem digital Shopee memberikan saya kesempatan untuk berkarya dan memperoleh penghasilan sembari dekat dengan keluarga. Konsistensi dalam berkarya membuahkan hasil, ketika di tahun ini saya dipercaya menjadi Creator Mentor Shopee dan membagikan inspirasi sertamanfaat bagi kreator lainnya.” kata Salmah Haddad.
Sementara itu, Rohanita Retno Nugraheni, pemilik toko “Assamodest” di Shopee asal Karanganyar membagikan kisah perjalanannya dalam mengembangkan usaha pakaian muslim.
“Dulu saya memulai usaha dengan modal terbatas dan penjualan yang tidak menentu. Melalui Shopee, saya belajar mengembangkan usaha secara bertahap. Melalui fitur dan program Shopee, saya juga berhasil mencapai pertumbuhan bisnis hingga 400% dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, saya juga ingin mengajak para santri untuk berani berwirausaha dan dapat memanfaatkan peluang digital yang ada,” ungkap Retno.