NADIKABAR.COM — Timnas Spanyol kembali menunjukkan begitu mendominasi laga untuk bisa meraih kemenangan saat membantai Kroasia. Lalu, siapa bisa hentikan dominasi Spanyol?

Spanyol membantai Kroasia 4-1 di Ramon Sanchez Pizjuan dalam lanjutan UEFA Nations League Grup A3, Rabu (30/9/2026) dini hari WIB. Empat gol La Roja lahir lewat brace Lamine Yamal, serta torehan masing-masing satu gol dari Marc Pubil dan Nico Williams. Tim tamu cuma bisa membalas lewat Dion Drena Beljo.

Kemenangan ini bikin Spanyol berada di puncak klasemen Grup A3 dengan enam angka. Mereka unggul tiga angka dari Inggris dan Kroasia di posisi kedua dan ketiga.

Spanyol turut melanjutkan catatan tak terkalahkan berkat kemenangan atas Krosia. Tim Matador tak terkalahkan dalam 40 laga terakhir.

Spanyol terakhir kalah adalah pada Maret 2024 saat tumbang dari Kolombia 0-1 di laga persahabatan. Setelahnya, mereka melaju tak terkalahkan termasuk dalam kiprah menjuarai Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia 2026.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente puas dengan performa anak asuhannya saat membantai Krosia. Ia senang Spanyol menunjukkan dominasi sepanjang laga.

Spanyol mencatatkan penguasaan bola sebesar 60 persen dibanding tim tamu yang hanya 40 persen. Tuan rumah juga terus menekan dengan bikin 16 percobaan, delapan di antaranya on target. Kroasia cuma bikin lima tembakan dengan dua mengarah ke gawnag.

"Babak pertama bisa saja berakhir dengan skor 4-1 atau 5-1, dan situasi di babak kedua pun kurang lebih sama. Kami menghadapi tim yang bertahan dengan baik dan kuat dalam duel udara, jadi kami harus tampil tajam dalam setiap situasi. Namun, kami kemudian berhasil merebut kembali penguasaan bola serta kembali mengalirkan bola dan mengendalikan permainan," ujar De La Fuente.

Jika Spanyol terus konsisten tampaknya bakal sulit untuk menghentikan rekor kemenangan mereka. Pasalnya, Spanyol tak hanya menang tapi hampir selalu mendominasi laga.

Jadi siapa bisa hentikan dominasi Spanyol?