NADIKABAR.COM — Indonesia sedang jatuh cinta pada kecerdasan artifisial (AI).

Pusat data dibangun. Investasi berdatangan. Pemerintah berbicara tentang AI untuk pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pangan, industri, hingga pertahanan.

Perusahaan berlomba memasang AI pada produk mereka. Masyarakat, bahkan bergerak lebih cepat.

Laporan e-Conomy SEA 2025 mencatat 51 persen responden Indonesia berinteraksi dengan perangkat atau fitur AI setiap hari. Pendapatan aplikasi yang menawarkan fitur AI tumbuh 127 persen pada semester pertama 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.