NADIKABAR.COM — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat tata kelola perusahaan berbasis prinsip environmental, social, and governance (ESG) guna meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi dan persaingan industri semen nasional.

"Prinsip keberlanjutan dalam kerangka ESG merupakan elemen penting yang tak terpisahkan dalam operasi bisnis SIG," kata Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Utamaya pada pilar governance atau tata kelola, SIG senantiasa menjalankan operasi bisnis dengan berpegang pada lima prinsip tata kekola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Ia menuturkan pihaknya menerapkan praktik GCG di setiap tahapan kegiatan operasional untuk memperkuat ketahanan perusahaan dalam menghadapi tantangan industri dan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Penerapan tata kelola tersebut turut mendukung perusahaan BUMN di sektor material konstruksi itu mencatatkan pertumbuhan kinerja dan menjaga profitabilitas di tengah kondisi kelebihan kapasitas (overcapacity) yang membuat persaingan bisnis industri semen semakin ketat.