Menurut dia, penerapan tata kelola tidak semata-mata untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha dan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor.

Untuk memastikan kualitas penerapannya, SIG melakukan evaluasi tata kelola dengan mengacu pada ACGS dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).