David menambahkan, transaksi ini diharapkan memberi perseroan kendali yang lebih besar atas strategi aset dan klinisnya, memungkinkan Perseroan memperoleh porsi nilai yang lebih besar dari operasional rumah sakitnya, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Sementara itu, transaksi akan dilaksanakan dalam dua tahap yakni akuisisi delapan properti rumah sakit berdasarkan perjanjian jual beli saham bersyarat dengan penyelesaian akhir ditargetkan pada Oktober 2026. Lalu diikuti dengan potensi akuisisi enam properti tambahan berdasarkan pengaturan opsi jual yang telah disepakati.
Meskipun Transaksi diperkirakan akan meningkatkan biaya pendanaan dalam jangka pendek, lanjut David, manajemen memperkirakan transaksi akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang Perseroan melalui peningkatan arus kas operasional dan kepemilikan yang lebih besar atas aset rumah sakit strategis. Transaksi ini juga didukung oleh pendapat kewajaran independen yang diterbitkan oleh penilai independen.