"Seiring bertambahnya usia, dia menemukan performa terbaiknya tanpa kehilangan naluri mencetak gol. Dia tahu apa yang dibutuhkan tim," ujar Simeone.
Pelatih asal Argentina itu juga menyoroti pengaruh Kane di luar kontribusinya dalam pertandingan.
Menurut dia, etos kerja dan pencapaian penyerang berusia 33 tahun tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para pemain muda.
"Bakatnya merupakan aset berharga bagi sepak bola dan para pemain muda yang mengidolakannya. Dia meninggalkan warisan yang menunjukkan bahwa kerja keras bisa membawa seseorang meraih hal-hal besar," tuturnya.
Atletico Madrid menyambut pertandingan tersebut dengan modal positif setelah memenangi delapan dari sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi.