NADIKABAR.COM — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersilaturahmi dengan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi dan komunikasi antara TNI dan Polri dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pertemuan tersebut berlangsung di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (25/9/2026). Kapolda didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau.
Kedatangan Irjen Herry dan rombongan disambut hangat oleh Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan jajarannya. Dalam kunjungan tersebut, sejumlah pelajar dari SDN 42 Pekanbaru juga ikut hadir untuk menanam pohon.
Di momen tersebut, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama para pelajar bersama-sama melakukan penanaman ratusan bibit pohon.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi TNI-Polri. Serta melibatkan generasi muda dalam kegiatan positif dan kepedulian terhadap lingkungan dengan cara menanam pohon," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Akhmadi Sabtu (26/9/2026).
Akhmadi menjelaskan keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan antara aparat dengan generasi muda.
"Silaturahmi antara pimpinan TNI dan Polri ini menjadi momentum untuk terus memperkuat koordinasi serta kerja sama dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Riau," tuturnya.
Keterlibatan para siswa dalam aksi penghijauan ini juga menjadi langkah konkrit Polda Riau dalam mengimplementasikan konsep Green Policing. Melalui pendekatan ini, kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan semata, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pelestarian lingkungan serta pencegahan krisis iklim.
Dengan mengenalkan Green Policing sejak dini kepada para pelajar, TNI dan Polri ingin menanamkan kesadaran ekologis agar generasi muda turut menjaga kelestarian alam di Riau. Langkah edukatif ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan di masa depan.
Kombes Akhmadi menegaskan, Isu kelestarian alam di wilayah Riau memerlukan perhatian serius dan penanganan secara komprehensif. Oleh karena itu, Green Policing menjadi instrumen strategis untuk merangkul seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat, pemerintah daerah, hingga pelajar, guna menciptakan lingkungan yang hijau dan aman.
Melalui penanaman ratusan bibit pohon ini, sinergi TNI-Polri tidak hanya memperkuat benteng pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga menancapkan komitmen bersama dalam merawat ekosistem Bumi Lancang Kuning demi keberlanjutan generasi mendatang.