NADIKABAR.COM — Hong Kong, (ANTARA/PRNewswire)- SINEXCEL (300693.SZ), perusahaan global yang menyediakan solusi penyimpanan energi, pengisian daya mobil listrik (EV), kualitas daya, dan pasokan listrik kritis untuk pusat data kecerdasan buatan (AI), kembali tercatat dalam daftar "Forbes Asia's Best Under A Billion 2026". Sebelumnya, SINEXCEL sempat tercantum dalam daftar yang sama pada 2023.

Daftar yang dimuat dalam Forbes Asia edisi Agustus 2026 ini mencakup 200 perusahaan terbuka yang terpilih dari lebih dari 19.000 perusahaan di kawasan Asia Pasifik dengan pendapatan tahunan antara US$10 juta dan US$1 miliar. Penilaian didasarkan pada sejumlah indikator, termasuk nilai utang, pertumbuhan penjualan dan laba per saham dalam periode satu dan tiga tahun, serta imbal hasil atas ekuitas dalam periode satu dan lima tahun. Seleksi juga mempertimbangkan tata kelola perusahaan, praktik akuntansi, tanggung jawab lingkungan, dan integritas manajemen untuk menilai kekuatan kinerja serta keberlanjutan bisnis perusahaan.

SINEXCEL menjadi salah satu dari 28 perusahaan Tiongkok yang tercatat dalam daftar tersebut pada tahun ini berkat kinerja keuangan yang solid dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Pertumbuhan Berkelanjutan Berkat Inovasi

SINEXCEL mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat. Dalam lima tahun, pendapatannya tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 35,05%, sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan induk tumbuh 35,04%. Imbal hasil atas ekuitas (ROE) dan imbal hasil atas modal yang diinvestasikan (ROIC) juga masing-masing melampaui 20%.