"Hari ini, Arab Saudi dan Singapura mengumumkan rencana bersama menetapkan skema penyimpanan minyak mentah Saudi di Gua Jurong mulai semester II 2027," kata Tan.

Pejabat Arab Saudi dan Singapura berupaya merampungkan negosiasi dalam beberapa bulan ke depan, tambahnya.

Diketahui, lanskap energi global tengah menghadapi tekanan besar akibat blokade Selat Hormuz. Serangan kelompok Houthi terhadap bandara dan fasilitas energi di Arab Saudi turut memperburuk kondisi energi dunia.

Tan meyakini krisis di Selat Hormuz kemungkinan tidak akan menjadi disrupsi pasokan energi yang terakhir.