"Saya lelah melihat turis datang ke sini dan mengira karena ini Asia Tenggara maka semuanya pasti murah," tulis warganet lain.

Komentar lain menyebut biaya hidup di Singapura lebih tepat dibandingkan dengan kota-kota besar dunia seperti New York, Paris, atau London dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di kawasan Asia Tenggara.

Keluhan soal mahalnya Singapura sebenarnya bukan hal baru. Menurut Julius Baer Global Wealth and Lifestyle Report 2026, Singapura kembali dinobatkan sebagai kota termahal di dunia untuk gaya hidup mewah dan kalangan berpenghasilan tinggi selama empat tahun berturut-turut.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah wisatawan juga mengaku harus berhemat selama berada di Singapura. Bahkan ada turis yang mengaku hanya makan sekali sehari demi menekan pengeluaran selama liburan.