Kehilangan ketenaran sekaligus identitas membuat aktor tersebut harus memulai hidup dari nol, bahkan dengan bekerja di sauna yang sudah usang.
Dalam upayanya membangun kembali kehidupan, Gen bergabung dengan kelompok teater dan menggunakan nama panggung Taku Tanaka. Ia juga kembali berhadapan dengan orang-orang dari masa lalunya, termasuk putri kandungnya yang sudah lama tak berhubungan dengannya.
Berbagai peristiwa membawanya menghadapi hubungan keluarga, bayang-bayang sang ayah, hingga mantan kekasih yang kembali hadir dalam hidupnya.
Di tengah perjuangannya mendapatkan pengakuan, Gen memperoleh kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya.