Kisah 1911 Revolution berlatar China pada awal abad ke-20 ketika pemerintahan Dinasti Qing mulai menghadapi berbagai persoalan. Ketidakpuasan terhadap pemerintahan kekaisaran semakin meluas, sementara tekanan dari berbagai pihak membuat situasi politik semakin tidak stabil.

Di tengah kondisi tersebut, kelompok revolusioner mulai menyusun gerakan untuk mengakhiri sistem kekaisaran yang telah berlangsung selama berabad-abad. Mereka menginginkan perubahan besar dan membayangkan masa depan China dengan sistem pemerintahan yang berbeda.

Salah satu tokoh penting dalam perjuangan tersebut adalah Huang Xing, seorang pemimpin militer revolusioner yang terlibat langsung dalam berbagai upaya pemberontakan. Perjuangannya berjalan beriringan dengan gerakan politik yang dipimpin Sun Yat-sen.

Gerakan revolusi tidak berjalan mudah. Para pejuang harus menghadapi pasukan kekaisaran yang memiliki kekuatan lebih besar, sementara berbagai pemberontakan di sejumlah wilayah harus dilakukan dengan persiapan yang matang.