Rocky akhirnya menerima tantangan untuk bertarung melawan Drago di Uni Soviet. Berbeda dari pertandingan sebelumnya, ia harus menjalani persiapan dengan kondisi yang jauh dari kenyamanan. Rocky memilih berlatih keras di tengah lingkungan bersalju dan menggunakan cara-cara sederhana untuk meningkatkan kekuatan serta daya tahannya.

Sementara itu, Drago mendapat dukungan penuh dari timnya dan menggunakan teknologi modern untuk mempersiapkan diri. Perbedaan metode latihan kedua petinju semakin mempertegas pertarungan tim redaksi dua gaya yang berlawanan.

Hari pertandingan tiba. Rocky memasuki ring dengan membawa kenangan Apollo, sedangkan Drago tampil sebagai petinju yang belum pernah mengalami kekalahan. Pertarungan berlangsung keras sejak ronde awal dan Rocky harus menerima sejumlah pukulan telak.

Namun, Rocky tidak menyerah. Setiap ronde membuatnya semakin berani melawan Drago. Sorakan penonton pun perlahan berubah ketika sang petinju Amerika mulai menunjukkan perlawanan yang membuat lawannya kesulitan.