Pencarian itu membawanya kepada Eddy. Pria tersebut bekerja sebagai sopir taksi dan sebenarnya bukan pengemudi yang istimewa. Eddy justru sering membuat masalah di tempat kerja dan memiliki reputasi kurang baik. Namun, ia ternyata memiliki hubungan dengan keluarga yang pernah mengoperasikan taksi legendaris dalam seri sebelumnya.
Sylvain kemudian mengetahui Eddy memiliki akses terhadap sebuah Peugeot 407 yang sudah dimodifikasi. Mobil tersebut memiliki kemampuan luar biasa dan menjadi satu-satunya harapan polisi untuk mengejar mobil para perampok.
Eddy awalnya tidak tertarik ikut dalam operasi kepolisian. Namun, keadaan memaksanya bekerja sama dengan Sylvain. Perbedaan karakter keduanya langsung memunculkan berbagai situasi kocak, terutama saat mereka mulai menjalankan pengejaran.
Ketika komplotan Italia kembali beraksi, Sylvain dan Eddy harus bergerak cepat. Mereka melaju melewati jalanan Marseille untuk mengejar mobil sport yang digunakan para pelaku. Namun, para perampok bukan lawan yang mudah karena mereka sudah menyiapkan berbagai cara untuk meloloskan diri.
Pengejaran pun semakin panas. Sylvain mengandalkan kemampuan sebagai polisi, sedangkan Eddy harus beradaptasi dengan situasi yang jauh di luar rutinitasnya sebagai sopir taksi. Kesalahan kecil bisa membuat para pelaku kembali menghilang.