Masalah muncul ketika perjalanan Darius menuju pengadilan diganggu kelompok bersenjata. Para penyerang berusaha membungkamnya sebelum ia memberikan kesaksian. Dalam kondisi genting itu, Michael mendapat tugas untuk membawa Darius dengan selamat sampai tujuan.

Michael tentu tidak menyukai pekerjaan tersebut. Darius juga bukan tipe orang yang mudah dikawal. Keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang dan sering terlibat adu mulut. Namun, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama jika ingin tetap hidup.

Perjalanan menuju pengadilan berubah menjadi rangkaian kejar-kejaran dan baku tembak. Michael harus menjaga Darius sekaligus menghindari serangan orang-orang Dukhovich. Situasi semakin kacau karena Darius justru sering mengambil keputusan sendiri tanpa memedulikan rencana pengawalnya.

Di tengah pelarian, hubungan keduanya perlahan berubah. Michael mulai memahami alasan Darius mempertaruhkan nyawanya demi memberikan kesaksian. Darius pun melihat Michael bukan sekadar pengawal yang terlalu berhati-hati, melainkan seseorang yang masih berusaha menebus kegagalan di masa lalu.

Sementara itu, Dukhovich terus menggunakan pengaruh dan pasukannya untuk menghentikan perjalanan mereka. Waktu semakin sempit karena persidangan sudah menunggu. Jika Darius gagal tiba di pengadilan, kesempatan untuk menjatuhkan sang diktator bisa lenyap.