NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau tinggal tersisa satu titik hotspot. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan meminta seluruh jajaran tidak lengah.

Irjen Herry Heryawan meminta jajarannya tidak mengendurkan kewaspadaan meski api sudah dinyatakan padam. Terlebih, karakteristik lahan gambut di sejumlah wilayah Pelalawan memungkinkan bara bertahan dan kembali memunculkan asap apabila pendinginan tidak dilakukan secara menyeluruh.

"Sekalipun api di permukaan sudah tidak terlihat, pekerjaan belum selesai. Yang harus kita pastikan adalah bara benar-benar padam. Karena itu, pendinginan harus dilakukan sampai tuntas dan titik yang masih mengeluarkan asap harus terus diawasi," kata Irjen Herry Heryawan seusai melakukan patroli udara, Senin (31/8/2026).

Dari total area terdampak seluas 967,69 hektare, tim gabungan telah berhasil melakukan pemadaman pada sekitar 957,54 hektare. Sementara sekitar 10,15 hektare masih mengeluarkan asap dan saat ini menjadi fokus proses pendinginan.