Selain itu, jika kondisi cuaca di luar sedang buruk dengan hembusan angin kencang yang membawa material abu pekat, dr Rini mengimbau untuk tidak memaksakan diri menerobos area terbuka.
"Ya udah apapun dan sebisa mungkin menghindari kalau anginnya kencang, ya janganlah kau tembus itu. Karena itu akan berisiko," ujarnya.
Bagi pengguna softlens, paparan debu vulkanik menyimpan bahaya ganda. Partikel abu yang sangat kecil dapat terselip di bawah lekukan lensa kontak dan terperangkap langsung di atas permukaan kornea.
Ia menginstruksikan agar penggunaan softlens langsung dihentikan saat berada di wilayah terpapar debu vulkanik, termasuk di rumah untuk menghindari risiko terkena abu vulkanik yang masuk ke dalam rumah.
Jika mata pengguna softlens sudah telanjur kemasukan debu, segera lepas lensa tersebut dan jangan dipakai kembali.