Keributan semakin memanas ketika seorang perempuan yang berada di lokasi mencoba membela JB. Perempuan tersebut justru ditendang oleh salah seorang yang datang bersama kelompok penagih.

Melihat istrinya terlibat dalam keributan, SH kemudian turun tangan. Cekcok pun berubah menjadi duel bersenjata, tim redaksi SH dengan obeng dan YS yang membawa pisau.

"Pelaku selalu membawa pisau. Karena kalap terjadilah," ujar Yunli.

Perkelahian berlangsung singkat, tetapi berujung fatal. YS mengalami luka pada tangan kiri dan wajah. Sementara SH terkena senjata tajam di bagian perut samping hingga mendekati ketiak.

Luka tersebut membuat SH meninggal dunia di lokasi kejadian. JB juga mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.