Korban mengaku luka itu didapat karena terjepit pintu. Dinarasikan, luka tersebut terus ada pada pekan berikutnya saat orang tua mengunjungi korban.

Setelah dimintai konfirmasi, pihak sekolah membenarkan bahwa terjadi keributan dan anak korban mengalami kekerasan oleh rekannya. Dari pemeriksaan dokter, disebutkan korban mengalami pecah pembuluh darah pada area matanya.