Setelah dikonfirmasi, pihak sekolah membenarkan bahwa terjadi keributan dan anak korban mengalami kekerasan oleh rekannya. Dari pemeriksaan dokter, disebutkan korban mengalami pecah pembuluh darah pada area matanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan.

"Laporan telah diterima pihak kepolisian dan sedang diproses penyelidikan. Sudah ada laporannya. Kita tindaklanjuti selidiki," kata Putu saat dihubungi, Jumat (25/9/2026).