NADIKABAR.COM — Dinas Pendidikan DKI Jakarta, resmi menyelesaikan masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) imbas penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Mulai Rabu, (9/9/2026), pembelajaran tatap muka (PTM) kembali digelar dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Dengan kembali digelarnya PTM, Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Pendidikan (UP Prasardik) Disdik Jakarta, mengingatkan berbagai hal yang harus diperhatikan sebelum sekolah aktif normal. Mereka menekankan abu vulkanik tidak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga memengaruhi kondisi sarana dan prasarana sekolah.

"Karena itu, penanganan yang cepat, aman, dan tepat perlu dilakukan agar lingkungan sekolah tetap bersih, nyaman, dan siap digunakan untuk kegiatan pembelajaran," UP Prasardik Jakarta melalui postingan Instagram resminya dikutip Rabu (9/9/2026).

Adapun 6 hal yang perlu diperhatikan sebelum sekolah aktif dan normal kembali, yaitu:

1. Kualitas udara membaik dan ada informasi resmi terbaru.

2. Ruang kelas, halaman, toilet, UKS, dan akses masuk sudah bersih dan aman.

3. Air bersih terlindungi dan layak digunakan.

4. Tidak ada timbunan abu pada atap, talang, dan jalur evakuasi.