"Pembinaan dalam rangka pembinaan rasa tanggung jawab, kemandirian, itu penting. Di situ diajarin, tetapi tidak digembleng seperti TNI," ujar dia.

Namun, Jamaluddin menyebut siswa yang dikirim mengikuti pelatihan bukan hanya siswa yang nakal, tetapi juga pengurus OSIS untuk menjadi contoh.

"Ya kita lihat anak-anak tadi yang dari segi kehadirannya masih belum maksimal. Terus yang kedua, OSIS juga di dalamnya masuk OSIS juga, supaya minimal nanti memberikan contoh juga," katanya.