NADIKABAR.COM — Seorang siswa di Kota Semarang menjadi korban dugaan penyabetan parang oleh orang tak dikenal usai pulang sekolah di Jalan Untung Suropati, Ngaliyan. Korban disabet ketika motornya mendadak mogok.
Kabar tersebut juga viral usai diunggah salah satunya oleh akun Instagram @portalsemarang. Dikatakan, kejadian berlangsung pada Rabu (19/8) petang.
Saat itu motor korban mogok dan hendak diperbaiki. Tetiba, datang seorang pria dewasa dan membacok korban.
Akibatnya, korban yang merupakan remaja lelaki itu mengalami dua luka di kepala. Korban langsung lari menyelamatkan diri.
Warga sekitar lalu menyelamatkan korban. Siswa tersebut dilarikan ke RS Medika Ngaliyan untuk dirawat.
"Seorang pelajar SMK 4 Semarang diduga menjadi korban pembacokan oleh pria tak dikenal di Jalan Untung Suropati, wilayah Bamban Kerep, Kecamatan Ngaliyan, Semarang Rabu 19/8 sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak membenarkan atau memperbaiki sepeda motornya yang mengalami mogok.Namun, secara tiba-tiba seorang pria dewasa datang menghampiri korban dan langsung melakukan pembacokan. Korban disebut mengalami dua kali bacokan pada bagian kepala. Setelah kejadian, korban berusaha menyelamatkan diridengan berlari masuk ke wilayah Kampung Candi Sukuh. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan kepada korban. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Medika Ngaliyan untuk mendapatkan penanganan medis," tulis akun tersebut seperti dilihat NadiKabar, Kamis (20/8/2026).
Kapolsek Ngliyan, Kompol Aliet Alphard, membenarkan peristiwa tersebut. Aliet menyebut korban disabet parang.
"Bukan penusukan, kepala kena sabetan parang. Dugaan awal parang," kata Aliet melalui pesan singkat kepada NadiKabar hari ini, Kamis (20/8/2026).
Namun, polisi belum mengetahui siapa pelakunya. Adapun siswa yang mengalami luka di kepala itu menjalani rawat jalan.
"Di rumah rawat jalan," jelas Aliet.
Aliet menerangkan, saat itu korban hendak pulang sekolah melewati Jalan Untung Suropati. Motor siswa itu pun mogok.
"Korban pulang dari sekolah melewati JI. Raya Untung Suropati. Tiba-tiba sepeda motor yang digunakan korban mendadak mogok, setelah itu korban berusaha menghidupkan sepeda motornya," beber Aliet.
Ketika itu pula, pelaku datang dari belakang korban dengan mengendarai motor. Pelaku lalu diduga menyabet kepala siswa tersebut.
"Menggunakan sajam dengan mengendarai sepeda motor," pungkasnya.