NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu menyatakan bahwa segala bentuk eskalasi unjuk rasa di sekolah menengah atas (SMA) adalah hal yang tidak bertanggung jawab. Hal ini menyusul meluasnya gerakan protes siswa ke kota-kota di luar wilayah Paris.
Dilansir kantor berita AFP, Senin (28/9/2026), para remaja telah memblokade sekolah mereka dan menggelar demonstrasi sejak pekan lalu. Mereka protes atas serangkaian keluhan, termasuk kelas yang terlalu padat, beban kerja yang berat, serta kekurangan guru.
Gerakan di lycée Prancis tersebut dimulai di wilayah Île-de-France di sekitar Paris, yang ditandai dengan laporan tindakan vandalisme serta kembang api yang diarahkan ke arah polisi.