NADIKABAR.COM — Mantan Presiden Paraguay Santiago Peña menjalani penahanan praperadilan atas perintah hakim terkait skandal keuangan yang melibatkan Ueno Bank, demikian dilaporkan surat kabar Última Hora.

Mantan orang nomor satu Paraguay itu kini menghadapi dakwaan terkait dugaan penyalahgunaan kepercayaan dan pengelolaan dana untuk kepentingan pribadi.

Kasus tersebut bermula dari krisis keuangan yang menimpa Ueno Bank. Pada 3 November lalu, Bank Sentral Paraguay memulai prosedur penanganan darurat terhadap bank swasta tersebut.

Langkah itu dipicu oleh rasio solvabilitas bank yang anjlok hingga di bawah ambang batas minimum yang ditetapkan, yakni 50 persen. Situasi tersebut memicu ribuan nasabah turun ke jalan untuk menuntut pengembalian dana mereka.

Mereka juga mendesak agar seluruh pihak yang bertanggung jawab diadili serta meminta Peña mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden.

Menanggapi gejolak tersebut, Senat Paraguay akhirnya memutuskan untuk memakzulkan Peña.

Keputusan tersebut sekaligus mencabut kekebalan hukum yang melekat pada jabatannya sebagai kepala negara, sehingga memungkinkan aparat penegak hukum memproses perkara yang melibatkannya.

Penerjemah: Uyu Septiyati Liman