NADIKABAR.COM — Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan FIFA ASEAN Cup 2026 pada hari ini, Kamis (1/10/2026). Skuad Garuda wajib menang atas Bangladesh untuk menjaga peluang lolos ke final.
Persaingan Grup A masih sangat ketat. Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin, tetapi Harimau Malaya berada di posisi teratas berkat keunggulan selisih gol. Singapura membuntuti dengan tiga poin, sedangkan Bangladesh sudah dipastikan tidak bisa finis di dua besar.
Thailand sudah memastikan tiket ke final setelah menjadi juara Grup B. Sementara itu, posisi runner-up Grup B yang berhak tampil di pertandingan perebutan tempat ketiga masih diperebutkan.
Pada laga terakhir Grup A, Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pada waktu yang sama, Malaysia melawan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kedua pertandingan digelar serentak pada pukul 19.30 WIB.
Indonesia dan Malaysia sebelumnya bermain imbang 0-0 di SUGBK. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin, dengan Malaysia unggul selisih gol.
Lantas, bagaimana skenario Timnas Indonesia untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026?
Mengalahkan Bangladesh dan Malaysia vs Singapura berakhir imbang.Indonesia mengoleksi 7 poin, sementara Malaysia menjadi 5 poin dan Singapura 4 poin. Indonesia menjadi juara Grup A.
Mengalahkan Bangladesh dan Malaysia kalah dari Singapura.Indonesia mengoleksi 7 poin, Malaysia tetap 4 poin, dan Singapura menjadi 6 poin. Indonesia menjadi juara Grup A.
Mengalahkan Bangladesh dan Malaysia menang atas Singapura, dengan catatan Indonesia unggul dalam selisih gol.Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 7 poin. Pertemuan kedua tim sebelumnya berakhir 0-0, sehingga hasil head-to-head tidak memisahkan keduanya. Penentuan kemudian berlanjut ke selisih gol dalam seluruh pertandingan grup.
Jika Malaysia menang 1-0 atas Singapura, Indonesia harus menang setidaknya 3-0 untuk langsung unggul selisih gol.Jika Indonesia menang 2-0, kedua tim sama-sama memiliki selisih gol +4 dan sama-sama mencetak 4 gol. Artinya, Indonesia belum otomatis menjadi juara grup karena penentuan harus berlanjut ke kriteria tiebreaker berikutnya. Jika Indonesia menang 3-0, selisih gol Indonesia menjadi +5, sedangkan Malaysia +4 sehingga Indonesia unggul.
Kalah dari Bangladesh.Indonesia tetap mengoleksi 4 poin dan tidak mungkin finis di posisi pertama.
Imbang dengan Bangladesh dan Malaysia menang atas Singapura.Malaysia menjadi 7 poin, sedangkan Indonesia hanya 5 poin.
Imbang dengan Bangladesh dan Malaysia vs Singapura juga berakhir imbang.Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 5 poin. Namun, Malaysia tetap unggul selisih gol, yakni +3 berbanding +2 milik Indonesia.
Imbang dengan Bangladesh dan Singapura menang atas Malaysia.Singapura menjadi 6 poin, sedangkan Indonesia hanya 5 poin.
Menang atas Bangladesh, tetapi Malaysia juga menang dan Indonesia kalah dalam hitung-hitungan tiebreaker.Kedua tim sama-sama mengoleksi 7 poin. Karena pertemuan Indonesia vs Malaysia berakhir 0-0, penentuan berlanjut ke selisih gol keseluruhan dan kriteria berikutnya jika selisih gol juga sama.
Dengan demikian, Indonesia wajib menang atas Bangladesh untuk menjaga peluang menjadi juara Grup A. Setelah itu, hasil Malaysia vs Singapura akan sangat menentukan.