Tujuan pemerintah Indonesia dalam keikutsertaan di ADIPEC, menurut Djoko, adalah menciptakan kesepakatan-kesepakatan yang saling menguntungkan, di mana investor dapat memperoleh imbal hasil yang menarik, sementara Indonesia mendapatkan manfaat berupa peningkatan produksi, ketahanan energi yang kuat, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.“Indonesia terus menawarkan peluang yang signifikan untuk kegiatan eksplorasi dan pengembangan hulu minyak dan gas. Negara kita diberkahi dengan sumber daya hidrokarbon yang melimpah, yang banyak di antaranya menjanjikan peluang untuk penemuan di masa depan,” ujar Djoko.Pada ADIPEC 2026 ini, Indonesia Pavilion mengusung tema “Indonesia: A Strategic Horizon for Your Global Energy Investment” yang mencerminkan luasnya peluang kemitraan strategis serta besarnya potensi hulu minyak dan gas bumi di Indonesia bagi para investor dunia.
Partisipasi Indonesia di ADIPEC turut didukung oleh sebelas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dan 13 Perusahaan Dalam Negeri (PDN) yang turut memperkenalkan peluang serta kapabilitas industri hulu migas Indonesia kepada komunitas energi internasional.