NADIKABAR.COM — SM Entertainment mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah hukum terkait pelaku yang membuat gambar Lim Yoona secara ilegal menggunakan AI serta akan menindak secara hukum atas unggahan buruk yang menargetkan Winter dari grup aespa.

Laman Soompi, pada Senin (28/9) melaporkan bahwa agensi tersebut telah mengidentifikasi sebuah gambar ilegal yang memanipulasi kemiripan dengan Yoona tanpa persetujuan dan informasi palsu yang diedarkan melalui media sosial dan komunitas daring.

Agensi kini terus mengumpulkan dan mengamankan bukti unggahan ilegal dan telah mengajukan pengaduan pidana dan akan menanggapi dengan tegas tanpa keringanan atau penyelesaian secara damai.

"Kami sangat meminta Anda untuk segera berhenti membuat atau memposting konten ilegal yang dimanipulasi atau informasi palsu yang tidak terverifikasi, serta membagikan atau mendistribusikan kembali konten tersebut termasuk melalui posting ulang dan kutipan di media sosial, artikel yang berisi gambar tersebut, dan unggahan ke berbagai komunitas daring. Harap berhati-hati agar tidak terlibat dalam masalah hukum akibat aktivitas tersebut," tulis agensi dalam pernyataan resmi.

Agensi juga mengatakan bahwa akan terus memantau aktivitas secara cermat dan mengambil tindakan hukum untuk melindungi hak dan reputasi artis.

Sementara terkait Winter dari grup idol aespa, perusahaan agensi yang menaungi sang artis akan mengambil tindakan tegas terhadap unggahan-unggahan jahat yang beredar soal Winter.

"Saat ini, unggahan dan konten jahat yang menargetkan artis tersebut termasuk penyebaran informasi palsu, pencemaran nama baik, penghinaan, fitnah keji, serangan pribadi, dan pelecehan seksual terus diposting di berbagai platform, termasuk X (sebelumnya Twitter), Instagram, YouTube, TheQoo, Instiz, DC Inside, Women's Generation, dan Nate Pann," tulis agensi.

Agensi berencana akan melanjutkan tindakan hukum secara bertahap termasuk mengajukan pengaduan pidana, dan kini tengah mengamankan bukti untuk mengidentifikasi penulis postingan dan melacak konten yang beredar.

"Kami menegaskan kembali bahwa mereka yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat berdasarkan kebijakan tanpa toleransi kami, tanpa keringanan atau penyelesaian apa pun. Kami mendesak semua orang untuk berhati-hati dan menahan diri dari terlibat dalam kegiatan kriminal," tulisnya.

Penerjemah: Sinta Ambarwati