NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan jumlah sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi sasaran program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) anggaran 2026 mengalami penambahan.

"Program revitalisasi untuk SMP itu ada penambahan 10 sekolah baik SMP negeri maupun swasta, dari sebelumnya 39 sekolah," kata Kepala Bidang Pembina SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Rupawan Joni, di Lombok Tengah, Senin.

Ia mengatakan penandatanganan kerja sama untuk pelaksanaan program revitalisasi di 10 SMP tersebut dilaksanakan pada pekan ini antara pihak sekolah dengan Kemendikdasmen di Mataram.

"Program ini dikerjakan dengan swakelola, sehingga perjanjian kerja sama program itu dilakukan oleh pihak sekolah langsung," katanya.