"Dinkes sudah diminta untuk bantu masker agar pelajaran tetap berjalan. Belum perlu diliburkan," kata Sutaryono saat dihubungi.

Sementara itu Kepala Puskesmas Larangan, dr Tambah Rahadjo mengatakan abu vulkanik bisa mengganggu pernapasan.

"Kami sudah bagikan masker. Tapi kalau ada yang mengalami gangguan nafas, dianjurkan periksa ke puskesmas pembantu terdekat," kata Tambah Rahardjo.